Masyarakat yang hendak berpergian menggunakan transportasi umum seperti angkutan umum atau angkot maupun sarana lain yaitu tukang ojek harus memastikan apakah sopir, tukang ojek (draifer) sehat atau tidak.

Pasalnya, ada sopir dan tukang ojek yang sakit tetapi masih tetap beroperasi mengakut penumpang di wilayah Kabupaten Fakfak.

Hal itu disampaikan Bupati Fakfak Untung Tamsil dalam arahannya saat apel gabungan di lapangan jln Salasanamudat Kabupaten Fakfak, Sabtu (10/6/2021).

“Saya dapat laporan dari masyarakat ada sopir sakit tetapi masih membawa kenderaan angkot begitu juga ada tukang ojek yang sakit masih bawa kenderaan angkut penumpang, pak Kapoles saya minta supaya harus digela sweping (razia),”ujar Bupati Untung Tamsil.

Bupati mengakui pandemi Covid-19 berdampak kepada masyarakat khususnya para sopir angkutan dan tukang ojek, namun harus memerhatikan kesehatan, yang berdampak kepada masyarakat khususnya penumpang.

“Kalau sopir angkot dan tukang ojek sakit, bisa menular ke penumpang. Hal ini juga bagian dari pencegahan penyebaran penyakit menular seperti virus Covid-19 di Kabupaten Fakfak yang meningkat,”jelas Bupati Untung Tamsil. [PR-10](primarakyat.com)