Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi hampir dua Tahun, berdampak sangat luar biasa terhadap semua lini kehidupan, tak terkecuali Lapangan Pekerjaan.

Hal ini berimbas kepada para pencari kerja yang kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di masa pandemi seperti saat ini, karena lapangan pekerjaan yang ada sangat terbatas.

Sehubungan dengan hal itu Balai Latihan Kerja (BLK), merupakan satu-satunya tempat, yang dapat melahirkan para pencari kerja Yang Trampil dan handal. Apalagi dimasa Pandemi Covid-19  ini, di butuhkanTenaga Kerja yang Berkopeten.

Kepala BLK Kabupaten Fakfak Muhammad Awaludin Nur Kepada RRI mengatakan, Pendemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan saja, akan tetapi pada sektor Ketenagakerjaan juga, berdampak pada pengurangan tenaga kerja di berbagai perusahaan.

“masa pandemic ini sangat berpengaruh besar sekali tidak hanya dari segi kesehatan saja, tetapi banyak juga pengurangan tenaga kerja dari di berbagai perusahan di Indonesia,”tuturnya.

Dikatakan, dengan Keberadaan Balai Latihan Kerja yang ada di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Kabupaten Fakfak, dapat memberikan berbagai jenis pelatihan,  sehingga di harapkan para pencari kerja memiliki skill dan ketrampilan, yang nantinya, akan terserap di dunia kerja dan dapat berwirausaha.

“nah kehadiran BLK ini cukup penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat indonesia khususnya di fakfak, karena di BLK kita memberikan berbagai jenis pelatihan yang dapat menciptakan dunia usaha bagi masyarakat yang akan mandiri berwirausaha san meniciptakan tenaga kerja yang handal terampil, professional dan siap masuk dalam pasar kerja,”ungkap kepala BLK.

Ia mengakui sepanjang di bukanya Pelatihan Berbasis Kompetensi di tahun 2021, antusias Masyarakat Fakfak yang mengikuti Program Pelatihan Berbasis Kompetensi sangat tinggi sekali, namun adanya PPKM maka Program Pelatihan yang di buka oleh BLK Kabupaten Fakfak untuk sementara di hentikan.

“selama kita membuka pelatihan antusias masyarakat yang mendaftar cukup besar ini terlihat dari tahun ketahun pelatihan yang kami buat, namun dimasa PPKM ini sementara kami hentikan pelatihan ini sesuai instruksi pemerintah yang tidak memperbolehkan adanya pengumpulan masa,”jelasnya.

Kepala BLK Kabupaten Fakfak berharap dengan menurunnya angka kasus Positif Covid-19 di Fakfak akhir-akhir ini, program pelatihan berbasis kompetensi dapat kembali dilaksanakan.

Sebab Pelatihan Berbasis Kompetensi merupakan hal yang sangat penting, selain mendapatkan skill dan ketrampilan, ilmu dan pengetahuan tersebut, juga dapat di terapkan serta di kembangkan kepada orang lain, sesuai keahliannya masing-masing. (JD/BR)(RRi.co.id)