Fakfak : Momentum 76 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Untung Tamsil mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, masyarakat maupun dunia usaha, untuk saling bersinergi dalam melakukan upaya-upaya yang produktif dan konstruktif bagi kemajuan pembangunan di daerah ini,      sehingga pelaksanaan pembangunan, penyelenggarahan pemerintahan serta pelayanan kemasyarakatan dapat berlangsung dengan aman,tertib lancar serta mencapai kemajuan sesuai harapan bersama. Menurut Bupati, sejalan dengan visi dan misi pemerintah Kabupaten Fakfak dalam RPJMD Tahun 2021-2026, pemerintah daerah telah merumuskan arah kebijakan serta program prioritas dalam 5 (lima) tahun ke depan diantaranya, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan layanan kesehatan dan pendidikan, pemantapan struktur perekonomian daerah melalui optimalisasi sektor unggulan melalui pengembangan pariwisata berbasis kewilayahan yang difokuskan pada pengembangan destinasi wisata di Tubir Seram yang terintegrasi dengan kawasan destinasi Pulau Panjang serta destinasi kawasan wisata Teluk Thumburuni.

“Sejalan dengan visi dan misi pemerintah Kabupaten Fakfak, dalam RPJMD tahun 2021-2026, kami telah merumuskan arah kebijakan serta program prioritas dalam 5 tahun ke depan, yaitu pengembangan infrastruktur dasar dan konektivitas daerah, peningkatan kesejahteraan sosial, adat dan agama, penataan birokrasi dan tata kelola pemerintahan, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” urai Bupati Fakfak Untung Tamsil.

Ditambahkan Untung Tamsil, dalam rangka optimalisasi serta akselerasi pelayanan dasar bagi masyarakat, maka pemerintah daerah  akan mendorong beberapa program unggulan, meliputi Fakfak Terang, Fakfak Banjir, pengembangan pariwisata berbasis wilayah, pengembangan komoditi unggulan melalui pendekatan One Village One Product  serta program 100 Hari Kerja yang telah diimplementasikan sejak dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati.

“Kami akan membuat beberapa program unggulan, yakni Fakfak Terang, Fakfak Banjir, pengembangan pariwisata berbasis wilayah juga pengembangan komoditi unggulan serta program 100 Hari Kerja yang telah kami implementasikan sejak kami berdua, saya bersama Ibu Wakil Bupati dilantik pada tanggal 26 April 2021, di mana Program 100 Hari Kerja tersebut merupakan program yang dilaksanakan sebagai bagian dari janji politik serta komitmen kami berdua,” jelas Bupati.

Diungkapakan Bupati, program 100 hari kerja merupakan program yang dilaksanakan sebagai bagian dari janji politik bupati dan wakil bupati serta komitmen, terutama terkait dengan percepatan pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan juga pemberdayaan ekonomi masyarakat, melalui bantuan modal usaha bagi UMKM, kegiatan-kegiatan  koordinasi dan evaluasi serta dukungan regulasi untuk memantapkan dan memastikan proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan  pembangunan serta pelayanan kemasyarakat berjalan dengan baik dan  lancar. Dengan demikian langkah program 100 hari kerja ini menjadi  landasan yang kuat dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Visi/Misi serta program 5 tahunan di dalam RPJMD Kabupaten Fakfak. (Nico/Ram) (RRI.co.id)