Bupati Fakfak Untung Tamsil mengapresiasi Badan Usaha Milik Kampung (BUMKAM) Brongkendik Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak, Papua Barat mengolah pala menjadi Balsem.

“Ini sangat luar biasa terima kasih pemerintahan kampung, juga termasuk lembaga adat, telah betul-betul mendorong program yang terintegrasi antara pemerintah kabupaten juga kampung, dimana ada Bumkam yang didorong untuk mengelolah hasil komoditas unggulan kita yaitu pala menjadi balsem,”ujar Bupati Untung Tamsil saat berkunjung ke Rumah Produksi BUMKAM Tenggekahwang Kampung Brongkendik, Sabtu (4/9/2021).

Menurut Bupati, perlu adanya integrasi dan fokus antar Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, sehingga semua proses mulai dari pengelolaan hingga produksi dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Harus ada dukungan penuh dari instansi terkait, yakni Dinas Perkebunan, juga integrasi dengan Dinas Perindag, jadi tidak saja Dinas Perkebunan, tetapi bagaimana marketnya, ada pasar lokal dan kemudian kita distribusi keluar, jadi perlu ada integrasi kelembagaan,”pinta Bupati.

Bupati menambahkan, rumah produksi ini akan terintegrasi dengan Mina Wisata, salah satu program prioritas dalam visi, misi Pemerintahan saat ini “Fakfak Tersenyum”

“Rumah produksi ini nantinya terintegrasi dengan penguatan terhadap salah satu program mina wisata, ada pulau Tubir Seram, Pulau Bone, Sakartemin dan Pasir Putih, ada juga gereja Katolik tertua yaitu Santo Yosep Brongkendik, yang memiliki historis terhadap peradaban kehadiran masuknya agama katolik,”kata Bupati Untung Tamsil.

“Nah, ketika orang datang atau berkunjung di pulau Tubir Seram, Pulau Bone, Sakartemin dan Pasir Putih, juga gereja tua disini, sekaligus mereka akan berkunjung ke rumah produksi balsem hasil olahan pala, kemudian juga ada olahan lain yaitu sirup pala,”pungkasnya.

Diketahui bahwa, Balsem Pala Fakfak adalah sebuah brand dari balsem yang diproduksi oleh BUMKAM Brongkendik Distrik Fakfak Tengah Kabupaten Fakfak.

Balsem ini dibuat dengan bahan utama lemak pala ditambah dengan beberapa herbal lainnya, pengembagan produksi ini dilakukan oleh PT. Mahkotadewa atas permintaan Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak bekerjasama dengan Ekonomi Hijau.

BUMKAM ini dikelolah olah sekelompok anak muda, yang begitu penuh semangat belajar untuk mengembangkan BUMKAM mereka untuk menjadi sebuah industri kampung.

Pala Fakfak saat ini sudah dapat diola menjadi berbagai macam olahan untuk manfaat kesehatan, salah satunya Balsem Pala yang menjadi andalan masyarakat Fakfak.

“Menurut testimoni itu, bisa menghilangkan pegalinu, gigi serangga, flu atau memar dan juga bisa menghilangkan sakit kepala,”ujar Direktur BUMKAM Tenggekahweng, Abraham Amatus Gewab. [PR-01](Primarakyat)