Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) yang kedua bersama Kemendikbud-Ristek akan dilaksanakan 7 Juni 2021.

Pemilihan pertama oleh anggota Senat Polinef telah dilaksanakan 17 Maret 2021, dimana pada pemilihan tersebut Muhammad Thahir, S.ST, M.T calon Direktur Polinef menjadi Pemenang Suara Terbanyak dengan jumlah suara sebanyak 9 dari 14 suara total Senat Polinef.

Jauh mengungguli calon lain Muhammad Subhan, S.ST., M.T dengan perolehan 4 suara, dan calon lainnya Mustari, S.T., M.T dengan jumlah 1 suara.

Tingginya perolehan suara calon atas nama Muhammad Thahir disebabkan mayoritas anggota Senat Polinef melihat track record yang baik dari calon tersebut, ditunjang dengan pengalaman manajerial yang mumpuni jauh lebih berpengalaman dibandingkan dengan calon-calon yang lain.

Hal inilah yang dibutuhkan oleh Polinef sebagai politeknik negeri baru yang masih membutuhkan sosok yang berpengalaman dan juga dituakan.

Adapun pengalaman calon direktur Polinef sebagai berikut :
1. Muhammad Thahir, S.ST., M.T
-Ketua Hubungan Industri Produksi & Jasa Politeknik Negeri Ujung Pandang (2009 – 2011).
-Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan PNUP (2011-2013).
-Kepala Bagian Administrasi Akademik & Kemahasiswaan PNUP (2014 – 2015).
– Wakil Direktur I (Bidang Akademik) Polinef (2016 – 2017).
-Wakil Direktur II (Bidang Umum dan Keuangan) Polinef (2018 sekarang).

2. Muhammad Subhan, S.ST., M.T
– Ketua SPMI (2017 – 2018), 10 Bulan sesuai SK
– Ketua Jurusan (2018 – 2019), 20 bulan (1,8 tahun) sesuai SK
3. Mustari S.T., M.T
– Ketua Jurussan (2017 – sekarang)

Dengan dilangsungkannya pemilihan kedua bersama dengan perwakilan suara kementerian pada 7 Juni 2021 mendatang, harapan mayoritas anggota Senat Polinef kepada Kementerian Pedidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi kiranya dapat memperhatikan pengalaman manajerial calon dan juga suara internal anggota senat yang mewakili aspirasi civitas akademik Polinef.

Segenap civitas akademika polinef mengharapkan dukungan menteri tetap sama dengan keinginan mayoritas senat, karena para anggota senatlah yang faham betul terkait sepak terjang dari masing-masing calon.

Tinggalkan Balasan