Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.T.P., Sekretaris Daerah Fakfak, mengklarifikasi rumor tentang besaran sewa Wisma Torea, yang dikatakan sebesar 1 miliar per bulan.

“Rumor yang beredar seperti itu, satu miliar per bulan. Yang benar adalah satu miliar untuk enam bulan. Jumlah kamar ada 24. Saya juga sudah mengklarifikasi hal ini kepada Bapak Bupati,” jelas Ali Baham Temongmere, saat memantau tim patroli dan penegakan disiplin di Pasar Dulan Pokpok,  Kamis, 29 Juli 2021 sore.

Lebih lanjut Ali Baham Temongmere  menjelaskan, Wisma Torea disewa oleh Pemerintah Daerah Fakfak untuk lokasi karantina bagi orang yang terpapar covid-19.

“Saat ini yang tinggal di Wisma Torea baru satu orang,” ujar Ali Baham Temongmere, sambil membagikan tumang yang dibelinya kepada anggota tim patroli.

Tim Patroli Tutup Salah Satu Toko
Sementara itu, tim patroli Satgas covid-19 Kabupaten Fakfak, saat sedang melakukan patroli, melakukan penutupan operasional salah satu toko yang berlokasi di Wagom.

“Kami minta pemilik toko untuk segera menutup tokonya, karena ada beberapa orang yang dinyatakan positif covid-19. Nantinya toko akan bisa dibuka ketika pemeriksaan terakhir mereka dinyatakan negatif,” jelas Josep Kabes, koordinator tim patroli. “Penutupan toko dilakukan sebagai upaya agar tidak terjadi penyebaran covid-19,” imbuhnya.

Hingga malam ini tim patroli masih melakukan penegakan disiplin dari kawasan Torea, Distrik Pariwari hingga Kelurahan Danaweria, Distrik Fakfak Tengah.

Dalam pantauan media ini, nampak beberapa toko dan lapak kecil masih buka.  Meski begitu, ketika tim patroli mendekat, mereka segera mengemasi dan menutup tokonya.(infofakfak)