Wakil Bupati Yohana Dina Hindom resmi melaunching penyaluran bantuan beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Tunai (BST), berlangsung di gudang Perum Bulog Fakfak.

Wakil Bupati Yohana Dina Hindom pada kesempatan tersebut mengatakan pemberian bantuan ini merupakan wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat yang tengah menjalani PPKM, oleh karena itu Wabup berharap bantuan yang disalurkan itu, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Pada kesempatan yang sama, Wabup juga mengingatkan masyarakat untuk patuh terhadap aturan yang telah dikeluarkan di masa PPKM, seperti disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian dari pemerintah, kami berikan bantuan ini kepada masyarakat untuk digunakan dengan sebaik-baiknya selama masa PPKM,” ungkap Wakil Bupati Yohana Dina Hindom.

Sementara Kepala Perum Bulog Fakfak Nur Hardiansyah mengatakan, penyaluran bansos beras PPKM 2021 Program Kementerian Sosial mulai Rabu 28 Juli disalurkan kepada penerima yang berjumlah 9.981 atau senilai 98 ton.

“Untuk penyaluran bansos beras PPKM 2021, sasarannya yaitu untuk KPM, PKH dan BST, sebelumnya sudah ada tambahan yaitu KPM, BPNT non PKH, jadi totalnya untuk Kabupaten Fakfak sebesar 9.981 KPM atau kilogramnya sebanyak 98 ton,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Kantor PT. Pos Indonesia Cabang Fakfak, Agustinus Matita meyebutkan bantuan yang disalurkan pemerintah pusat kepada KPM terdiri dari 2 jenis yakni, Bantuan Sosial Tunai (BST) diperuntukkan kepada 1797 sasaran penerima, dan Bantuan Sembako Tunai kepada 6641 Keluarga Penerima Manfaat.(Nico/Ram)(RRI.co.id)