Gedung Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat) Kabupaten Fakfak akan berubah fungsi menjadi museum. Hal itu disampaikan Bupati Fakfak Untung Tamsil kepada wartawan usai upacara HUT RI ke-76 di halaman Kantor Bupati Fakfak, Selasa (17/8/2021).

“Di momentum 76 tahun Kemerdekaan Indonesia ini, saya (Bupati Fakfak) bersama mama Yohana Hindom (Wakil Bupati Fakfak) akan memfungsikan gedung Pepera sebagai museum,”ujar Bupati Untung Tamsil.

Menurutnya, gedung Pepera difungsikan sebagai museum, karena Kabupaten Fakfak merupakan Kabupaten Perjuangan, yang memiliki nilai sejarah, yang penting bagi Indonesia.

“Di tahun 2022 akan kita anggarkan untuk dibuat secara baik, sehingga dokumentasi sejarah perjuangan ada di gedung Pepera, termasuk foto-foto bapak, ibu veteran di pajang di gedung bersejarah itu, sehingga menjadi edukasi bagi generasi lebih lanjut,”kata Bupati Untung Tamsil.

Dikutip dari wikipedia, Penentuan Pendapat Rakyat atau Pepera sendiri merupakan referendum yang diadakan pada tahun 1969 di Papua Barat, yang untuk menentukan status daerah bagian barat Pulau Papua antara milik Belanda atau Indonesia.

Sejumlah 1.025 laki-laki dan perempuan yang diseleksi oleh militer Indonesia secara aklamasi memilih bergabung dengan Indonesia. Hasil tersebut diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB dalam Resolusi 2504 (XXIV) Majelis Umum. [PR-01](Primarakyat)