Perwakilan 17 Panwaslu Distrik temui Bupati Fakfak Untung Tamsil usai pembukaan pelaksanaan Forum OPD, yang gelar di ruang rapat Kantor Bappeda dan Litbang Kabupaten Fakfak, Selasa (25/5/2021).

Bupati Untung Tamsil menerima perwakilan 17 Panwaslu Distrik di ruang tamu Sekretaris Bappeda dan Litbang Kabupaten Fakfak.

Dihadapan Bupati, perwakilan mengalaprokan biaya operasional, BBM dan hak-hak mereka yang belum dibayarkan oleh Bawaslu Kabupaten Fakfak.

“Kami kesini mewakil teman-teman dari 17 Panwaslu Distrik, karena mereka jauh jadi tidak bisa hadir. Jadi pak bupati, kami datang melaporkan sekaligus menyerahkan rincian biaya operasional, BBM dan hak-hak kami yang belum dibayarkan untuk bisa ada solusi untuk dibayarkan,”ujar Saharudin Yarkuran Ketua Panwaslu Distrik Karas kepada Bupati Untung Tamsil.

Setelah menyampaikan maksud mereka, Ketua Panwaslu Distrik Karas Saharudin Yarkuran mewakili rekan-rekannya menyerahkan dokumen berisi rincian biaya kepada Bupati Untuk Tamsil.

Setelah Bupati Untung Tamsil menerima dan mencermati dokumen rincian anggaran itu, menurut bupati masih terdapat kekurangan yang harus dilengkapi.

“Ade-ade dorang harus pertegas didalam dokumen ini akibat utang itu apa, jadi sampaikan kronologisnya supaya kita pertegas lagi dalam pertemuan nanti dengan instansi terkait,”ujar Bupati.

Setelah mendengar penjelasan dari Bupati, perwakilan 17 Panwaslu Distrik kurang lebih 8 orang meninggalkan ruangan Sekretaris Bappeda dan Litbang.

Kepada media ini, Ketua Panwaslu Distrik Karas Saharudin Yarkuran menjelaskan, Bawaslu Kabupaten Fakfak belum bayarkan biaya operasional dan BBM sejak Oktober hingga Desember 2020.

“Sedangkan hak-hak kami belum dibayarkan dari bulan Januari dan Februari 2021. Jadi keseluruhan 17 Panwaslu Distrik belum dibayar biaya operasional, BBM dan hak-hak itu sebesar satu milyar lebih,”pungkasnya. 

Tinggalkan Balasan